Japan Trip, Omake

Halo, lama bikin postingan (lagi) karena ini dan itu bilang aja malas. Postingan kali ini masih berkaitan dengan Japan Trip saya kemarin. Karena banyak kawan saya yang tanya berbagi hal terkait trip saya ke sana seperti “habis brapa”, “pake agen ga”, “visanya gmana”, “dapet cewek cakep ga” dan sejenisnya dan karena saya juga udah sempat nyinggung tentang postingan tersendiri terkait hal-hal itu, jadi mari kita bahas. Continue reading

Advertisements

Japan Trip, Finale

11 October 2011, Last Day

Yah, tiba saatnya hari terakhir dari petualangan kami di Jepang. Seperti yang saya katakan di post sebelumnya, saya sangat berat menghadapi hari ini. Ingin rasanya tinggal lebih lama di negeri ini 😦

Tujuan kami hari ini hanya satu, Akihabara, sebuah pusat perbelanjaan elektronik dan macam-macam barang terkait manga dan anime. Akihabara sering diidentikkan dengan otaku, sebutan bagi mereka yang tergila-gila, fokus, dan mengabdikan separuh lebih hidupnya demi anime dan manga. Bagi saya yang merupakan penikmat anime dan manga, walau belum masuk taraf otaku, mengunjungi Akihabara adalah sebuah kewajiban bila ke Jepang. Apalagi saya juga punya satu misi pribadi, beli gantungan hape/phone strap 😀 Sebenarnya sih saya juga ingin beli jaket di Jepang. Tau sendiri kan bahwa Tokyo terkenal sebagai salah satu kiblat fashion. Tapi setelah melihat harga yang tertera di toko-toko…..errr…..lain kali aja deh 😀 Continue reading

Japan Trip, Part 5

10 October 2011, Day 5

Tokyo sepertinya habis dilanda hujan deras semalam. Jalanan tampak basah saat kami turun dari bus pada pukul 7 pagi. Dari tempat kami turun nampak Stasiun Tokyo yang sedang direnovasi, suatu hal yang luput dari pengamatan kami saat di Tokyo 3 hari lalu. Sambil menahan dinginnya udara pagi itu, kami berjalan memasuki stasiun tersebut. Berkaca dari pengalaman di Khaosan hostel bahwa nitip tas di penginapan itu dimungkinkan, kami, lebih tepatnya si Macan, menghubungi penginapan kami untuk di Tokyo, Ryokan Kangetsu. Dari hasil telpon tersebut diketahui bahwa kita bisa check in pagi itu juga. Sip, daripada bengong di pagi buta mending ke Ryokan dulu. Continue reading

Japan Trip, Part 4

9 Oktober 2011, Day 4

Hoaaaaahhm, jam brapa ya ini, kok di balik jendela kekna ada sinar terang. ASTAGA, UDAH JAM 9 KURANG! Kaget karena kesiangan (rencananya bangun pagi trus maen Wii di living room) saya langsung bangunin 3 orang lainnya. Kenapa kami bisa sampai bangun jam segitu? Penyebabnya adalah combo maut betapa PWnya kamar kami. Pertama, kasurnya empuk. Kedua, selimutnya lembut. Ketiga, lampunya mati. Keempat, jendela ketutup. Kelima, suasananya tenang karena yang lain sangat berhati-hati kalau keluar kamar. Keenam, fisik kami yang capek dan meminta waktu tidur yang luamaaaaaa. Maut kan? Continue reading

Japan Trip, Part 3

8 Oktober 2011, Day 3

Saya terbangun saat jam tangan saya menunjukkan pukul 6 pagi. Dan tak lama stelah itu supir bus Star Express (partner dari Willer Express) berkata bahwa kita akan segera tiba di tempat tujuan (atau seperti itu yang saya tangkap). Beliau menyebutkan gion, gion, gion. Wah, udah nyampe Kyoto nih. Segera saya bangunkan Tante yang duduk di sebelah saya, saat saya lirik Macan dan Om, ternyata mereka juga sudah mulai bangun. Dengan mengucek mata, saya kumpulkan roh saya yang sempat terbang ke dunia kapuk. Tidak seperti saat saya tidur di bus yang membawa saya mengarungi pantura Jawa, bus yang saya naiki bisa membuat saya tertidur pulas. Mungkin juga karena fisik saya yang capek setelah seharian jalan-jalan di sekitar Tokyo. Sekitar 15 menit setelah saya bangun, bis berhenti di Gion. Karena seingat saya letak penginapan kami berdekatan dengan Gion, saya berinisiatif turun di situ juga. Namun ditolak oleh supirnya, ia berkata ini masih Gion, bukan Stasiun Kyoto tempat saya turun seharusnya. Ah, karena saya ga tau harus menjawab bagaimana, saya turutin saja supir bus tersebut. Continue reading

Japan Trip, Part 2

Yow, mari lanjutkan cerita. Part ini kekna bakal jadi part terpanjang dan banyak foto

7 Oktober 2011, Day 2

Kami bersemangat untuk mulai jalan-jalan di Tokyo. Jam menunjukkan pukul 7 lebih saat kami meninggalkan airport dan memasuki kota Tokyo. Kondisi kami saat itu belum mandi dan hanya mengandalkan parfum untuk menutupi bau badan. Sebenarnya ada fasilitas kamar mandi di Bandara, tapi karena budget kami terbatas, kami memilih untuk sekedar cuci muka dan ganti baju dan memakai parfum yg banyak. Dari Haneda sendiri ada banyak pilihan untuk memasuki kota Tokyo. Bisa naik bus, naik monorail, naik taksi, atau naik kereta biasa. Kami memilih opsi terakhir, karena itu yang paling murah. 😀 Continue reading

Japan Trip, Part 1

Halo para blogger,  jumpa lagi setelah seminggu lebih menghilang. Mengacu pada postingan saya sebelumnya, minggu kemarin, dimulai pada tanggal 6 oktober 2011, saya melakukan perjalanan wisata ke Jepang, negara yang sangat ingin saya datangi. Dan untuk itu saya akan berbagi kisah saya. Kisah tentang Japan Trip banyak mengandung foto hasil jeprat jepret selama di sana. Jadi, siapkan bandwith kalian 😀 Continue reading