Kisah Kal-el

image

Pagi para netizen. Baik2 saja? Februari telah tiba. berarti sebentar lagi, motor kesayangan saya, Kal-el akan ulang tahun. HOREEEEE

Saya belum pernah bercerita sebelumnya kan? Kal-el adalah motor pertama saya yang saya miliki dengan hasil keringat sendiri. sebuah Motor Honda Megapro dengan plat nomor seperti gambar di atas. Motor yang saya beli setelah lebih dari satu tahun nebeng sama temen kos tiap kali mo ke kantor.

Saya membeli Kal-el sekitar pertengahan bulan februari 2012. Didorong keinginan untuk lebih mandiri dan ga menggantungkan orang lain untuk berangkat kantor atau harus menjelajah ke mall ato ke tempat-tempat lain, saya memutuskan untuk mengakhiri masa-masa nebeng saya. Dengan berbekal tabungan seadanya, saya tanyakan ke ortu berapa harga Megapro saat itu. Ternyata harganya jauh lebih tinggi dengan tabungan saya saat itu. Opsi yang harus saya tempuh adalah kredit. Tapi ortu menolak. Mereka berpendapat bahwa kredit itu bikin rugi dan menawarkan pada saya opsi pinjam ke mereka. Jadi motor dibeli tunai, dan saya yang mencicil tiap bulannya ke mereka. Tawaran diterima!

Beberapa hari kemudian, ortu membeli motor tersebut yang akhirnya saya putuskan bernama Kal-el. Karena posisi saya yang di pontianak dan motor di Probolinggo, saya tidak bisa langsung menjajal motor tersebut. Perlu sekitar 2 minggu untuk bisa mengirim motor tersebut karena harus menunggu selesainya STNK dan BPKBnya. Okelah, selama waktu itu, saya suruh adek saya menjajal kemampuan si Kal-el.

Awal maret, Kal-el pun dikirim. Saya gelisah, berdebar-debar menunggu dia bagai seorang pria menanti idaman hatinya digampar anya. Ortu berkata, Kal-el baru akan tiba di ponti sekitar 1 minggu karena harus nunggu jadwal kapal berlayar. Oke saya tunggu

1 Minggu, kok belum ada kabar. Saya cek ke perwakilan pengirim di sini. Mereka ga tau. Saya cek ke pengirim di Probolinggo. Dapat jawaban kapal tidak bisa berlayar karena ada ombak gede. Minggu depan baru berlayar. Oke, galau lagi seminggu.

1 minggu lagi, masih belum ada kabar. Saya cek lagi ke pengirim di Probolinggo. Dapat alasan yang sama. Ada ombak gede. OMBAK, WAE YU!

1 minggu lagi, ada telpon dari nomor tak dikenal.

“Selamat pagi pak”

“Pagi pak, sapa ya?”

“Saya XXX (nama lupa) pak dari pihak ekspedisi. Ini ada motor datang untuk bapak. bapak bener pak Ganteng kan?

Seketika saya melonjak dalam hati

HOREEEE KAL-EL TIBAAAAAA

Tanpa menunggu lama, setelah mendapat alamat tempat pengambilan motor, saya bergegas menuju ke sana.

Dan di sana, Kal-el telah menunggu dengan gagahnya. Lecet sedikit sih, ama tuas choke patah. Tapi gpplah, risiko pengiriman. Yang penting saya bisa bersatu lagi dengannya 😀

HOREEEEEEEEEEE

Dan itulah kisah singkat saya dengan Kal-el, Motor Megapro berwarna Biru Hitam Abu-abu. 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s