Sakit!, Mereka Sakit!

Ada yang udah baca beritanya Ny. Siami? Kalo belum, silakan klik link ini

Setelah baca itu, apa yang ada di pikiran kalian? Yang ada di pikiran saya hanya satu, SAKIT!

Bagi yang malas buka link itu, saya ceritakan garis besarnya. Link itu adalah link berita dari Surya online tentang insiden yang buat saya sangat memalukan di Surabaya. Diberitakan, sekumpulan massa mendemo sepasang orang tua dan bahkan mengusir mereka. Alasan mereka mendemo karena sepasang orang tua itu dianggap tidak punya hati nurani dan telah mencemarkan nama baik kampung. Dan taukah kenapa sepasang orang tua itu, Ny dan Tn Siami sampai dituduh begitu? Karena mereka mengungkapkan skandal UAN di SDN Gadel 2. Skandal dimana anak dari Ny dan Tn Siami dipaksa untuk membuat dan memberikan contekan pada teman-temannya saat Unas 10-12 Mei kemarin oleh gurunya.

SAKIT!

Pertama kali membaca berita itu, saya bener-bener emosi. Bagaimana bisa sebuah keluarga yang mencoba jujur, diperlakukan seperti itu? Bukan oleh satu-dua orang saja. Tapi oleh orang-orang SEKAMPUNG! Saya bener-bener ga habis pikir. Saya juga dulu sering nyontek saat masih sekolah. Tapi saya tau itu salah, dan pernah juga ketahuan saat blum dapat apa-apa dari contekan itu (damn! :D) dan saya siap menerima konsekuensinya.

Tapi ini?! Alih-alih mengakui kesalahan, orang-orang malah mengusir mereka yang berbuat benar. Duh, apa yang salah dari mereka sampai bisa ada kejadian seperti itu? Saya tau banyak yang protes tentang Unas, Uan, ato apapun lah itu. Tapi bukan berarti nyontek itu dibenarkan.

Nyontek itu tidak jujur, dan benar seperti yang dibilang Prof Daniel Rosyid di link itu. “Menyontek adalah awal dari korupsi. Jika perbuatan curang ini sudah dianggap biasa, maka ini akan membuka perilaku yang lebih menghancurkan masyarakat.” Mau jadi apa negara ini kalo tindakan tidak jujur, tidak sportif, mulai di”benar”kan karena dianggap biasa?

Dan setelah saya berkata seperti itu, ada yang berkata di benak saya,

Hei ingatkah kamu akan pepatah lama? “Kebenaran adalah apa yang disetujui orang banyak.”

Sungguh miris….

Advertisements

10 responses to “Sakit!, Mereka Sakit!

  1. Selain pendidikan indonesia yang “sakit”, warga Gadel juga “sakit”. 😡
    Saya sebagai orang Surabaya (meskipun bukan warga Gadel) jadi malu… 😦

  2. sejak dini udah dilatih tidak jujur, kalo gede malah jadi apa nantinya?

    Sekarang orang nggak jujur di lingkungan birokrasi diteriakin, lantas orang jujur di lingkungan kecil malah dimusuhin. Gitu kok malah menghina perlakuan tidak jujur para birokrat, ngaca dulu lah!

  3. Ini sebenernya cuma kasus kecil, yaitu ada anak disuruh kasi contekan, si anak takut ma gurunya akhirnya kasi contekan juga. Dan ternyata dia kasi contekan ga 100% bener, dan yang dicontekin juga ga 100% percaya. Jadi sama aja sebenernya ga perlu momen ‘contekan’ ini berlangsung…
    Ini kan tercadi karena pikiran ‘paranoid’ si ‘oknum’ guru yang ga percaya ma muridnya sendiri dan ga yakin dia mengajar dengan baik…
    Masalahnya masyarakat yang ikut2 ini bikin runyam, uda gitu pakek bawa2 pengusiran segala, aq gtw apa manfaatnya ini semua, cuma ga perlu lah sampe membesar2kan kasus bu Siami. Kalo saja dari awal anaknya bu Siami mau cerita (sebelum ujian berlangsung) kasus ini ga bakal terjadi…

    Kalo menurutq intinya bukan di ‘Masyarakat yg sakit’, tapi ‘Masyarakat yg lebay’ dalam melihat suatu masalah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s